Wako Zulmaeta Tindak Lanjuti Evaluasi Kinerja OPD Triwulan I 2026 Secara Mendalam

Kota Payakumbuh baru-baru ini menjadi sorotan dengan pelaksanaan evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk triwulan pertama tahun 2026. Wali Kota Zulmaeta memimpin proses ini dengan tujuan untuk menggali secara mendalam tentang performa setiap OPD. Kegiatan ini berlangsung di Aula Josrizal Zain pada tanggal 7 April 2026, dan dirancang sebagai langkah untuk memastikan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat.
Pentingnya Evaluasi Kinerja OPD di Payakumbuh
Evaluasi kinerja triwulan pertama ini menjadi sangat krusial, mengingat Payakumbuh merupakan salah satu daerah terdepan di Sumatera Barat dalam menjalankan evaluasi OPD, bersanding dengan Kota Padang. Kegiatan ini dimulai pada 6 April 2026, dan diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas layanan yang diterima oleh masyarakat.
Proses Evaluasi yang Terstruktur
Pada hari pertama evaluasi, Wali Kota Zulmaeta, didampingi oleh Wakil Wali Kota Elzadaswarman dan Sekretaris Daerah Rida Ananda, meninjau sejumlah OPD. Beberapa di antaranya meliputi:
- Dinas Lingkungan Hidup
- Dinas PUPR
- Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman
- Dinas Koperasi dan UKM
- Dinas Kesehatan
Selain itu, RSUD Adnaan WD, Dinas Pendidikan, dan Dinas Perhubungan juga menjadi bagian dari evaluasi ini. Proses ini bertujuan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam kinerja masing-masing OPD dengan fokus pada peningkatan layanan dasar kepada masyarakat.
Prioritas dalam Evaluasi Kinerja
Dalam pertemuan tersebut, Zulmaeta menekankan pentingnya percepatan penyelesaian masalah layanan dasar sebagai prioritas utama. Ia mengingatkan seluruh OPD agar lebih proaktif dalam memberikan pelayanan publik, bukan hanya menunggu adanya keluhan dari masyarakat.
Proaktif dalam Pelayanan Publik
Wali Kota menegaskan bahwa upaya untuk meningkatkan kepuasan publik tidak hanya bergantung pada reaksi terhadap keluhan, tetapi juga pada tindakan preventif. Ia mendorong setiap OPD untuk bertindak sebelum masalah muncul, sehingga kualitas pelayanan dapat terus ditingkatkan.
Komitmen terhadap Kinerja yang Optimal
“Evaluasi ini merupakan bukti keseriusan kita dalam mendorong kinerja jajaran Pemko Payakumbuh untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” ungkap Zulmaeta. Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam menjaga standar pelayanan yang tinggi.
Hari Kedua Evaluasi
Selanjutnya, pada hari kedua evaluasi, yaitu 7 April 2026, beberapa OPD lainnya juga mendapatkan penilaian. Di antara OPD yang dievaluasi adalah:
- Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga
- Dinas Pertanian
- Dinas Ketahanan Pangan
- Dinas Sosial
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Evaluasi juga mencakup Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), DP3AP2KB, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Perpustakaan dan Arsip, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Setiap OPD diminta untuk mempresentasikan capaian kinerja mereka secara jelas dan terukur.
Menuntut Transparansi dalam Laporan Kinerja
Zulmaeta menekankan pentingnya transparansi dalam laporan kinerja. Ia meminta setiap kepala OPD untuk menyertakan bukti konkret mengenai capaian yang telah diraih, termasuk kapan dan di mana kegiatan berlangsung. “Jangan hanya mengklaim bahwa kegiatan sudah dilakukan tanpa bukti yang jelas,” tegasnya.
Peningkatan Indikator Kinerja
Selain itu, Zulmaeta juga mengingatkan agar semua indikator kinerja yang belum mencapai target segera diperbaiki sesuai dengan arahan yang telah diberikan dalam forum dialog. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pelayanan publik.
Tenggat Waktu untuk Rencana Aksi
Wali Kota memberikan tenggat waktu 30 hari bagi setiap OPD untuk menyusun rencana aksi perbaikan yang konkret sebagai tindak lanjut dari hasil evaluasi. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa semua temuan dari evaluasi dapat diimplementasikan dengan baik.
Melanjutkan Evaluasi Kinerja
Proses dialog dan evaluasi kinerja untuk triwulan pertama tahun 2026 ini akan terus berlanjut. OPD yang belum dievaluasi dijadwalkan untuk mengikuti evaluasi pada pekan berikutnya. Dengan demikian, seluruh jajaran Pemko Payakumbuh diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan kualitas layanan publik yang lebih baik.
Secara keseluruhan, langkah ini mencerminkan keseriusan Pemko Payakumbuh dalam mengelola kinerja OPD demi memenuhi harapan masyarakat. Dengan pendekatan yang sistematis dan terukur, diharapkan evaluasi kinerja ini dapat menjadi momentum untuk perbaikan berkelanjutan dalam memberikan pelayanan yang lebih baik.
