kpkgg

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

Apel Hari Santri 2026Diwarnai PembacaanFatwa Resolusi JihadNasionalNU PusatkanTeater HeroikTebuireng Jombang

Apel Hari Santri 2026 di Tebuireng: Pembacaan Fatwa Resolusi Jihad dan Teater Heroik

Hari Santri Nasional (HSN) merupakan momen bersejarah yang dirayakan oleh umat Islam di Indonesia, khususnya para santri. Pada tahun 2026, peringatan ini kembali digelar dengan semangat yang menggebu di Lapangan Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. Acara tersebut bukan hanya sekedar perayaan, tetapi juga menjadi platform untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam konteks ini, pembacaan fatwa Resolusi Jihad dan penampilan teater heroik menjadi sorotan utama, menegaskan komitmen generasi muda terhadap nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan.

Pelaksanaan Apel Hari Santri 2026

Acara Apel Peringatan Hari Santri Nasional 2026 berlangsung pada Kamis, 22 Oktober 2026, dimulai pukul 07.00 WIB. Ribuan santri, pengurus pesantren, serta tokoh-tokoh dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hadir dalam momen sakral ini. Peserta yang mengenakan pakaian tradisional santri berwarna putih dan hitam memenuhi lapangan, menciptakan suasana yang penuh semangat dan kebanggaan.

Rangkaian acara ditata dengan rapi dan khidmat. Pembukaan diawali dengan pengondisian barisan peserta, diikuti dengan menyanyikan lagu kebangsaan, yaitu Indonesia Raya, serta Mars Syubbanul Wathan dan Mars Hari Santri. Suasana semakin mendalam dengan dilaksanakannya mengheningkan cipta sebagai penghormatan kepada para pahlawan dan ulama yang telah berjuang untuk kemerdekaan.

Pembacaan Resolusi Jihad

Salah satu momen paling mengesankan dalam apel ini adalah ketika KH Irfan Yusuf, yang mewakili dzuriyah, membacakan teks Resolusi Jihad. Pembacaan ini menjadi pengingat yang kuat akan maklumat penting yang dikeluarkan oleh Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Maklumat tersebut menjadi landasan bagi perjuangan umat Islam dalam melawan penjajah dan mempertahankan tanah air.

Amanat Ketua Umum PBNU

Dalam amanatnya, Ketua Umum PBNU sekaligus inspektur apel, KH Abdul Hakim Mahfudz, menyampaikan pesan penting tentang peran santri di era modern. Ia menekankan bahwa santri harus mampu menjaga semangat persatuan dan komitmen kebangsaan demi kemajuan bangsa. “Kita telah menghadapi banyak perubahan hingga hari ini, dan NU sebagai akar yang kuat harusnya mampu menjadi jembatan antara tradisi serta semangat perjuangan santri dulu dengan berbagai perubahan ini,” ujarnya, mengingatkan pentingnya adaptasi dalam menjalankan nilai-nilai perjuangan.

Doa untuk Bangsa

Ketika acara memasuki sesi doa, suasana haru semakin terasa. Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, memimpin doa bersama untuk memohon keselamatan dan keberkahan bagi bangsa Indonesia. Doa diawali dengan pembacaan doa iftitah, yang menambah khidmat suasana. Dalam momen ini, semua peserta bersatu dalam harapan akan masa depan yang lebih baik bagi negara.

Teater Heroik Santri

Puncak acara ditutup dengan penampilan teater yang menggambarkan aksi heroik para santri dalam peristiwa Resolusi Jihad. Teater ini tidak hanya menghibur tetapi juga mendidik, menyampaikan pesan-pesan perjuangan yang relevan bagi generasi masa kini. Melalui pertunjukan ini, para santri menunjukkan bahwa semangat juang dan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para pendahulu masih hidup dan relevan hingga saat ini.

Ramah Tamah Bersama Tokoh dan Tamu Undangan

Setelah apel berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah. Ini adalah kesempatan bagi para santri dan tamu undangan untuk bertukar pikiran dan berbagi pengalaman. Suasana akrab tercipta, menunjukkan bahwa kebersamaan dan solidaritas adalah kunci dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.

  • Ribuan santri hadir meramaikan acara.
  • Pembacaan Resolusi Jihad sebagai pengingat sejarah.
  • Amanat dari KH Abdul Hakim Mahfudz tentang pentingnya persatuan.
  • Doa untuk keselamatan bangsa dipimpin oleh KH Miftachul Akhyar.
  • Teater heroik menampilkan perjuangan santri dalam Resolusi Jihad.

Dengan rangkaian acara yang penuh makna, Apel Hari Santri 2026 di Tebuireng bukan hanya sekedar peringatan, tetapi juga menjadi momentum untuk menguatkan semangat kebangsaan dan meneguhkan identitas santri sebagai agen perubahan. Di tengah tantangan zaman yang terus berubah, santri diharapkan dapat menjadi jembatan antara tradisi dan modernitas, serta terus menggelorakan semangat perjuangan demi kemajuan bangsa.

Related Articles

Back to top button