Democracy should not become known as something specific that differs from state to state and from culture to culture, because such particularization of...
 
The Political Party Community for Dialogue (Komunitas Dialog Partai Politik, KDPP) is not a forum established by KID. Rather, it was set up by the...
 
Community Committees is a forum initiated and set up by the alumni of Democracy School as a place where they can implement and practice everything that they...
 
KID's Cross Cutting Program takes in a number of other activities outside the Democracy Schools and outside the Community for Political Party Dialogue. Among...
  • Democracy should not become known as something specific that differs from state to state and from culture to culture,...
  • The Political Party Community for Dialogue (Komunitas Dialog Partai Politik, KDPP) is not a forum established by...
  • Community Committees is a forum initiated and set up by the alumni of Democracy School as a place where they can...
  • KID's Cross Cutting Program takes in a number of other activities outside the Democracy Schools and outside the...

Recordings

Kegiatan KID

No events

KID on Map

Testimonial

Seruan Etis untuk Pemilihan Presiden Secara Bermartabat

Cetak PDF

Pemilihan Presiden, menjadi kesempatan bagi seluruh rakyat untuk melaksanakan hak demokratisnya, dengan menjadi pihak yang menentukan kepada siapa kekuasaan rakyat diberikan untuk memimpin seluruh negeri.

Pemerintah Dinilai Abai Urus Pemilu

Cetak PDF

Komunitas Indonesia untuk Demokrasi (KID) menilai, pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak mengurus pemilu sesuai dengan tanggung jawabnya. Presiden dinilai terlalu sibuk mengurus partainya, Partai Demokrat.

"SBY adalah presiden semua rakyat Indonesia, bukan hanya presiden Partai Demokrat. Dia harus memberi kenyamanan bagi semua rakyat Indonesia, bahwa mereka yakin bisa memilih sesuai aspirasinya tanpa nanti ada apa-apa. Itu tidak terjadi," ujar Sekretaris Jenderal KID Ratih Hardjono di Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta Pusat, Sabtu (5/7/2014).

Komunitas Indonesia untuk Demokrasi: Bujukan Uang di Pilpres Renggut Kebebasan

Cetak PDF

Komunitas Indonesia untuk Demokrasi (KID) meminta agar penyelenggaraan pemilihan presiden (pilpres) baik oleh penyelenggara dan peserta Pemilu dilakukan dengan menjunjung etika. Salah satunya dengan melakukannya secara bermartabat dan tidak melakukan politik uang.

"Kita sebaiknya melakukan semacam renungan atau imbauan agar pelaksanaan Pemilu dilakukan bermartabat dan tidak meruugikan kepentingan rakyat," kata Ketua Umum KID Ignas Kleden dalam konferensi pers bertajuk "Seruan Bersama untuk Mengawal Proses Pemilu Presiden agar Berlangsung Tertib, Aman dan Damai" di gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta, Sabtu (5/7).

 

Pemerintah Dinilai Membiarkan Pelanggaran Pemilu

Cetak PDF

Komunitas Indonesia untuk Demokrasi (KID) menilai, pemerintah membiarkan pelanggaran pemilu yang dilakukan setiap pasangan calon presiden dan wakil presiden maupun tim suksesnya. Hal itu terlihat dari lambannya penanganan kasus dugaan pelanggaran.

"Kami melihat pelanggaran pemilu seperti dibiarkan terjadi. Negara seperti tidak hadir dalam kompetisi sekarang yang harusnya berjalan adil, jujur," ujar anggota KID Rustam Ibrahim di Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta Pusat, Sabtu (5/7/2014).

Undangan Konferensi Pers “Seruan Etis untuk Pemilu Presiden secara Bermartabat”

Cetak PDF

Salam Demokrasi,
Komunitas Indonesia untuk Demokrasi (KID) merupakan lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang pendidikan demokrasi untuk orang dewasa. Pendidikan tersebut dilaksanakan lewat program “Sekolah Demokrasi” dan menyasar kelompok masyarakat sipil, anggota partai politik, pejabat pemerintahan dan kalangan usaha. “Sekolah Demokrasi” diselenggarakan di delapan kabupaten/ kota, yaitu di Lhokseumawe (Aceh), Prabumulih (Sumatra Selatan), Serang (Banten), Sanggau (Kalimantan Barat), Pasuruan (Jawa Timur), Manggarai Barat (Nusa Tenggara Timur), Gowa (Sulawesi Selatan) dan Jayapura (Papua).

KID merasa pendidikan demokrasi masih sangat diperlukan mengingat masih banyak warga negara yang belum mengetahui dan memahami hak-hak politiknya, bahkan setelah 17 tahun Reformasi bergulir. Harus diakui bahwa ketidaktahuan akan hak-hak politik tersebut melemahkan atau bahkan meniadakan pengawasan oleh rakyat atas kerja eksekutif, legislatif  dan yudikatif, sehingga
seringkali membuka celah bagi munculnya politik uang, korupsi anggaran, politik dinasti hingga berbagai kecurangan dalam proses demokrasi, termasuk pemilihan presiden.

Harus diakui bahwa Reformasi masih belum selesai, masih terlalu banyak hal yang masih perlu dibenahi. Tapi harapan untuk perubahan masih ada. Harapan akan keadilan, kedamaian dan kehidupan yang lebih baik ini akan ditumpangkan kepada calon presiden yang dipilih dalam pemilihan presiden tanggal 9 Juli nanti.

Namun demikian, menjelang pemilihan presiden banyak dilaporkan berbagai pelanggaran kampanye  berupa fitnah, pencemaran nama baik hingga intimidasi dan teror. Pelanggaran-pelanggaran ini memprihatinkan dan tentunya bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi yang seharusnya menjadi semangat pemilu presiden.

KID memandang bahwa pemilu adalah pesta demokrasi, pesta rakyat dan perayaan atas kehidupan berbangsa dan bertanah air. Sebagaimana layaknya pesta dan perayaan pemilu presiden sepantasnya memberikan rasa kegembiraan dan memberikan harapan atas kehidupan yang lebih baik, bukan kecemasan, apalagi ketakutan.

Sehubungan dengan itu Komunitas Indonesia untuk Demokrasi bermaksud menyampaikan seruan etis untuk pemilu bermartabat. Seruan ini disampaikan kepada pemerintah yang berkuasa saat ini dan penyelenggara pemilu, kepada para calon presiden dan calon wakil presiden, serta kepada rakyat Indonesia sebagai pemilih.

Konferensi pers akan dilaksanakan pada:
Hari, tanggal       : Sabtu, 5 Juli 2014
Waktu                    : 16:30 – 17:30 WIB (diakhiri dengan buka puasa bersama)
Tempat                  : Ruang Media Center BAWASLU Jl. M.H Thamrin No.14, Jakarta Pusat

Pembicara
Dr. Ignas Kleden (Ketua Umum KID)
Ratih Hardjono Falaakh (Sekertaris Jendral KID)
Rustam Ibrahim (Bendahara KID)
Abdul Hakim Garuda Nusantara (Anggota Badan Pengurus KID)

Related Links

Hubungi Kami

Komunitas Indonesia untuk Demokrasi
Jl. Tebet Barat Dalam X No. 23
Tebet, Jakarta Selatan
Tlp. 021 8314468 / 021 837 89 381

Email info@komunitasdemokrasi.or.id