Alumni Sekolah Demokrasi

Cetak PDF

Dalam rentang waktu 8 tahun program (2006-2013), Sekolah Demokrasi telah melahirkan 1523 alumni. Para pegiat demokrasi tersebut mendapatkan pelatihan demokrasi selama 1 tahun, meliputi 3 aspek : nilai dalam demokrasi, pengetahuan terkait demokrasi, dan keterampilan dalam demokrasi. Dari 1523 alumni, 505 orang diantaranya adalah perempuan.

Grafik I : Proporsi Alumni

Indeks Demokrasi KID 2013

Cetak PDF

Berbeda dengan dua tahun sebelumnya, pada tahun ini KID mengukur perkembangan demokrasi dengan menggunakan metode Asian Democracy Index (ADI/Indeks Demokrasi Asia) yang juga digunakan oleh Perkumpulan Demos dan Pusat Kajian Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia (PUSKAPOL FISIP UI) untuk mengukur perkembangan demokrasi di tingkat nasional dan provinsi. Metode penilaian demokrasi ini telah dilakukan selama tiga tahun oleh kedua lembaga tersebut bersama lembaga-lembaga lain di belahan Asia lain yaitu Korea Selatan, Filipina, Malaysia, Thailand dan India. Selama itu pula metode dan koleksi data disempurnakan. Dari pengalaman tiga tahun tersebut tim peneliti percaya bahwa nilai (indeks) yang dibentuk melalui tiga penelitian tersebut cukup konsisten dan akurat menjawab fakta-fakta demokrasi di ranah politik, ekonomi dan masyarakat sipil.

KID beranggapan bahwa dengan mengadopsi metode ADI untuk mengukur perkembangan demokrasi akan tergambar benang merah perkembangan demokrasi dari tingkat nasional, provinsi hingga kabupaten/ kota. Disamping itu, berbeda dengan metode pengukuran sebelumnya, yang khusus menyoroti kinerja lembaga-lembaga penopang demokrasi, metode ADI dianggap dapat memberikan informasi yang lebih substansial atas problematika penerapan demokrasi. Dengan demikian hasil indeks ini diharapkan tidak sekedar menjadi laporan penelitian belaka melainkan memberikan informasi yang dapat langsung ditindak lanjuti – terutama oleh Komite Komunitas di kabupaten/ kota.

Lesson Learned 5 Sekolah Demokrasi

Cetak PDF

KID telah berdiri dan melaksanakan programnya sejak 2005. Selama itu, KID berkonsentrasi pada pelaksanaan programnya terutama Sekolah Demokrasi (SD) di 5 wilayah (Tangerang, Banyuasin, Jeneponto, Lembata, Malang). Terdapat banyak pelajaran dan pengalaman selama kurun waktu tersebut. Tulisan yang dibuat oleh koordinator program SD di 5 kabupaten ini akan menampilkan SD sebagai kegiatan berusia 5 tahun sebagai program yang inovatif dan menjanjikan dalam konteks mengatasi berbagai kelemahan demokrasi di Indonesia.

Pengukuran Indeks Demokrasi 2012

Cetak PDF

Pengukuran Indeks Demokrasi yang dilakukan Komunitas Indonesia untuk Demokrasi (KID) ini bertujuan untuk mengetahui apakah suatu daerah mengalami kemajuan dalam kehidupan dan sistem demokrasi atau justru mengalami kemunduran. Pengetahuan tentang perkembangan demokrasi di daerah itu juga berguna untuk menentukan langkah-langkah strategis pelaksanaan program KID selanjutnya. Secara khusus, pengkuran ini bertujuan untuk mengetahui tingkat perkembangan demokrasi di Batu (Jawa Timur), Lhokseumawe (Nangroe Aceh Darusalam/NAD), dan Tangerang Selatan (Banten) dan Kabupaten Jayapura (Papua) pada tahun 2012 yang hasilnya akan diperbandingkan dengan hasil pengukuran Indeks Demokrasi tahun 2011.

Pengertian Kualitas Demokrasi dan Indeks Demokrasi
Kualitas demokrasi didefinisikan tingkat keberfungsian lembaga-lembaga demokrasi (sistem demokrasi) dalam masyarakat (kehidupan demokrasi) sehingga warganya mendapatkan apa yang diinginkan atau apa yang mereka percayai sebagai yang terbaik. Indeks Demokrasi adalah angka yang mengindikasikan kualitas demokrasi.

Related Links

Hubungi Kami

Komunitas Indonesia untuk Demokrasi
Jl. Tebet Barat Dalam X No. 23
Tebet, Jakarta Selatan
Tlp. 021 8314468 / 021 837 89 381

Email info@komunitasdemokrasi.or.id