<?xml version="1.0" encoding="ISO-8859-1"?>
<rss version="0.92"> 
         <channel> 
<title>Komunitas Indonesia untuk Demokrasi</title>
<link>http://komunitasdemokrasi.or.id</link>
<description>Komunitas Indonesia untuk Demokrasi</description>
<lastBuildDate>Sun, 04 Feb 2007 03:48:57 +0700</lastBuildDate>
<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
<language>id</language>
<item>
<title>World Assembly of WORLD MOVEMENT FOR DEMOCRACY</title>
<description>This article is speech by [b]President Of The Republic of Indonesia - Dr. Susilo Bambang Yudhoyono[/b] at the opening of [b]World Assembly of WORLD MOVEMENT FOR DEMOCRACY[/b] (Jakarta, April 12th 2010). </description>
<link>http://www.komunitasdemokrasi.or.id/comments.php?id=272_0_11_0_C</link>
</item>

<item>
<title>Indonesian Political Parties: From Party Machinery to Political Volunteerism</title>
<description>Why is it that the attention of so many people to political parties and their involvement in those parties is always related to a sum of money that they receive as a compensation?</description>
<link>http://www.komunitasdemokrasi.or.id/comments.php?id=271_0_8_0_C</link>
</item>

<item>
<title>Democracy And Interfaith Values</title>
<description>Ladies and Gentlemen, Distinguished Guests,
It is a great honor for me today to say a few words about “[b]democracy and interfaith values[/b]”. I assume that the topic has derived from a tacit belief that there is a link between democracy and religion, or more precisely, a connection between democratic practices and religious motivations, moral norms and  spiritual values. </description>
<link>http://www.komunitasdemokrasi.or.id/comments.php?id=270_0_14_0_C</link>
</item>

<item>
<title>Jurnal Masyarakat Indonesia & Perkembangan Ilmu-Ilmu Sosial</title>
<description>Jurnal yang ditulis oleh Bapak. [b]Ignas Kleden[/b] membahas enam isu. Isu yang dibahas 
1. Masyarakat Indonesia adalah sebuah Jurnal Penelitian sosial (termasuk ekonomi, politik dan budaya).
2. Hubungan Jurnal dengan penelitian sosial
3. Hubungan Penelitian dengan Perkembangan Ilmu-Ilmu sosial
4. Penelitian, kebijakan dan advokasi
5. Produksi Pengetahuan dan Produksi Kekuasaan
6. Context of discovery dan context of justification</description>
<link>http://www.komunitasdemokrasi.or.id/comments.php?id=269_0_14_0_C</link>
</item>

<item>
<title>Menanti Kebijakan Anggota DPRD Baru</title>
<description>Lebih kurang lima bulan lalu, tetapnya 9 April 2009. Bangsa Indonesia secara serentak menggelar pemilihan legislatif(Pileg). Mulai dari pusat, provinsi, dan kabupaten/kota yang juga diikuti pemilihan dewan perwakilan daerah(DPD). 

Baik sebelum atau sesudah proses Pileg berlangsung semua permasalahan silih berganti datangmenyeruak kepermukaan publik. Sementara inti dari semua persoalan itu, iyalah proses yang dilakukan sang calon legislator(caleg) untuk menempatkan dirinya sebagai wakil rakyat.</description>
<link>http://www.komunitasdemokrasi.or.id/comments.php?id=268_0_13_0_C</link>
</item>

<item>
<title>Menyoal Sensitivitas Gender DPRD Banyuasin</title>
<description>Menyimak kompetensi DPRD Banyuasin yang baru saja dilantik beberapa waktu lalu,  terselip ada keraguan di kalangan masyarakat Banyuasin bahwa anggota DPRD Banyuasin periode 2009 – 2014 akan mengalami kesulitan dalam memperjuangkan anggaran responsif gender(ARG). Terutama yang menyangkut kebutuhan perempuan dan anak di Kabupaten Banyuasin. Sebab, DPRD Banyuasin hanya tiga orang politisi perempuan dari 45 anggota DPRD Banyuasin. Dari ketiga anggota DPRD perempuan ini tentu masih sulit diharapkan dapat memperjuangkan hak-hak perempuan, terlebih dari DPRD Banyuasin didominasi politisi laki-laki yang kurang memiliki sensifitas gender. </description>
<link>http://www.komunitasdemokrasi.or.id/comments.php?id=267_0_10_0_C</link>
</item>

<item>
<title>Menagih Janji Wakil Rakyat</title>
<description>Pelantikan anggota DPR/DPRD yang menghabiskan uang milyaran Rupiah telah usai.Keberhasilan mereka menduduki kursi empuk parlemen, tidak luput dari peran serta masyarakat yang telah memberikan suara di pesta demokrasi pada 4 April 2009 lalu. 

Diharapkan , setelah mereka terpilih dan dilantik, saatnya memenuhi janji kampanye. Ironisnya kita selalu dihadapkan pada kenyataan bahwa wakil rakyat yang diharapkan bisa memperjuangkan  nasib rakyat di parlemen justru sering ingkar. 
</description>
<link>http://www.komunitasdemokrasi.or.id/comments.php?id=266_0_15_0_C</link>
</item>

<item>
<title>Sekolah Demokrasi Meretas Jalan Menuju Wajah Demokrasi yang Lebih Kuat & Multikulturalisme yang Nyata</title>
<description>Ada beragam paham demokrasi di dunia. Walaupun demikian, ada dua ciri utama dari semua jenis demokrasi, yaitu bahwa mereka mempunyai baik unsur-unsur universal maupun elemen-elemen lokal yang tak terhindarkan harus turut diperhitungkan pada saat suatu sistem demokrasi beroperasi. Menyadari ciri-ciri demokrasi ini, para pendiri KID memilih untuk mewadahi berlangsungnya suatu proses dialektika dinamis antara kedua elemen demokrasi itu. Suatu dialog kontekstual yang saling memperkaya antara keduanya dikelola dengan dada lapang. Demokrasi jenis ini dinamakan oleh KID sebagai demokrasi kontekstual.</description>
<link>http://www.komunitasdemokrasi.or.id/comments.php?id=265_0_9_0_C</link>
</item>

<item>
<title>Democracy Review I: Demokrasi di Tengah Krisis</title>
<description>Tahun 2009 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi pengembangan demokrasi di
Indonesia. Terdapat setidaknya dua tantangan utama. Pertama, adalah semakin luasnya
dampak krisis finansial global terhadap beberapa sektor kehidupan rakyat. Kedua,
dilaksanakannya pemilihan umum legislatif dan presiden. Keterkaitan dan implikasi
kedua tantangan tersebut pada konsolidasi politik dan perikehidupan rakyat memang
belum terlalu jelas, namun demikian beberapa hal perlu dikemukakan.</description>
<link>http://www.komunitasdemokrasi.or.id/comments.php?id=264_0_8_0_C</link>
</item>

<item>
<title>Liberalisasi Pendidikan TInggi(Anita Lie)</title>
<description>Dalam bukunya, [i]The Outliers[/i], [b]Malcom Gladwell[/b] membeberkan kisah orang-orang sukses dan gagal. Beberapa di antaranya [b]Bill Gates, Bill Joy(Sun Microsystem)[/b] dan [b]Steve Jobs(Apple Computer)[/b]</description>
<link>http://www.komunitasdemokrasi.or.id/comments.php?id=263_0_9_0_C</link>
</item>
</channel>
</rss> 

