Mewaspadai Kejahatan terhadap Demokrasi

Print PDF

HUKUM internasional HAM (HIHAM) mengakui demokrasi sebagai hak substantive setiap warga negara tanpa pembedaan dan pembatasan yang tidak wajar. Inilah yang disebut hak demokrasi tiap warga negara yang meliputi: (a) hak untuk turut serta dalam penyelenggaraan pemerintahan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui perwakilan yang dipilih secara bebas; (b) memilih dan dipilih pada pemilihan umum berkala yang jujur dengan hak pilih universal dan sederajat serta dilakukan dengan pemungutan suara rahasia yang menjamin kebebasan para pemilih menyatakan kehendaknya; (c) memperoleh akses berdasarkan persyaratan yang sama secara umum dalam pelayanan publik di negaranya.

Siti Ruhaini Dzuhayatin: Memperjuangkan HAM melalui Organisasi Kerjasama Islam

Print PDF

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) kini telah memiliki Independent Permanent Commission of Human Rights (OIC IPHRC) atau Komisi Independen Permanen Hak Asasi Manusia OKI. Siti Ruhaini Dzuhayatin merupakan perempuan asal Indonesia yang menjadi satu dari 18 Komisioner pada organisasi tersebut. Sebagai aktivis HAM perempuan, Ruhaini diharapkan bisa menjembatani isu kekerasan terhadap perempuan di tingkat nasional ke tingkat internasional. Untuk melihat pandangan, harapan serta fokus isu, Nunung Qomariyah dari Redaksi Komnas Perempuan melakukan wawancara dengannya.

Hukum dan Emansipasi Sosial

Print PDF

Hukum sebagai ekspresi kesepakatan politik antara berbagai kelompok masyarakat dan pemerintah mengemban fungsi legitimasi dan fasilitasi bagi tindakan pemerintah di bidang ekonomi, sosial, budaya, politik, keamanan, dan ketertiban dalam suatu masyarakat bernegara hukum.

Ini acap disebut fungsi konservatif hukum. Pada sisi lain, hukum mengemban pula fungsi legitimasi, fasilitasi, promosi, dan proteksi gerakan emansipasi sosial. Itu berarti tugas hukum memfasilitasi dan melindungi setiap upaya memajukan kelompok sosial yang masih tertinggal seperti buruh, petani gurem, kaum perempuan, pedagang kecil, masyarakat adat, dan kelompok sosial tertinggal lain. Inilah fungsi progresif hukum.

Facing Up to Globalization: Social Challenges and Cultural Adjustments in Indonesia

Print PDF

Globalization is a world development that has become an everyday experience in the third millennium. Whether we like it or not, we cannot help but have to deal with its presence and to cope with its dynamics. Serious specialists who do serious research on its workings are divided into those who believe in and are enthusiastic about the promises it seems able to fulfill and those who are skeptical about unprecedented potential risks that arise from unintended and unexpected results of its driving force. At least we can note three main aspects of globalization, which are related to each other, but have nonetheless different nature and give rise to different changes in culture and society. The three aspects are discernible in economy, information and communication and social movement.

Selamat Hari Buruh Sedunia

Print PDF

SELAMAT HARI BURUH SEDUNIA


Tenaga kerja/buruh merupakan penduduk yang berada dalam usia kerja. Menurut UU No. 13 tahun 2003 Bab I pasal 1 ayat 2 disebutkan bahwa tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat. Maka siapapun yang melakukan dan dalam kondisi tersebut maka dia disebut pekerja/buruh.

Related Links

Contact us

Komunitas Indonesia untuk Demokrasi
Jl. Tebet Barat Dalam X No. 23
Tebet, Jakarta Selatan
Tlp. 021 8314468 / 021 837 89 381

Email info@komunitasdemokrasi.or.id