Seruan Etis untuk Pemilihan Presiden Secara Bermartabat

Print PDF

Pemilihan Presiden, menjadi kesempatan bagi seluruh rakyat untuk melaksanakan hak demokratisnya, dengan menjadi pihak yang menentukan kepada siapa kekuasaan rakyat diberikan untuk memimpin seluruh negeri.

Pemilihan dilakukan dengan maksud dan harapan agar pemimpin bangsa, kepala negara, dan kepala pemerintahan yang bakal terpilih sebagai presiden, dapat memenuhi harapan rakyat mengenai suatu pemerintahan untuk rakyat dan bukan untuk suatu kelompok kepentingan tertentu, segaris dengan apa yang menjadi aspirasi rakyat mengenai masyarakat yang aman dan damai, kehidupan yang sejahtera, hukum yang adil, dan suasana politik yang demokratis yang menjamin terwujudnya hak-hak asasi manusia dan penghormatan kepada martabat manusia.

Kalah-menang dalam pemilihan umum tergantung pada perolehan suara yang diberikan kepada calon yang dipilih. Suara yang diberikan rakyat seyogyanya dihormati dan dijunjung tinggi dengan menjamin adanya kebebasan penuh pada pemilih untuk menentukan pilihannya. Setiap usaha untuk merenggut kebebasan rakyat dalam menentukan pilihannya, merupakan pelanggaran terhadap hak rakyat, entah dengan memberikan informasi yang tidak benar, entah dengan bujukan melaluiuang dan hadiah, atau dengan paksaan terselubung atau intimidasi terang-terangan. Pelanggaran terhadap hak rakyat dalam memilih sepatutnya dihindari dan dicegah, karena ini dapat menjadi preseden bagi pelanggaran hak rakyat lebih lanjut dalam pemerintahan seorang presiden yang akan terpilih.

Pemilihan yang damai, jujur dan adil akan terwujud apabila pemerintah yang sedang berkuasa saat ini dapat mencegah segala kecenderungan dan praktek pelanggaran hak-hak rakyat, para calon dan pendukungnya menghindari godaan untuk melakukan pelanggaran hak-hak rakyat hanya untuk mencapai kemenangan, dan rakyat sendiri mempunyai keberanian moral yang teguh untuk membela hak-haknya dan menolak segala bentuk pelanggaran yang dicoba dilakukan terhadap dirinya.

Kemenangan dalam pemilihan umum adalah prestasi bagi pihak yang memperolehnya, akan tetapi kemenangan yang diperoleh dengan mempertahankan prinsip-prinsip etika politik akan menjadi peristiwa yang dimuliakan oleh seluruh bangsa, dan dihormati oleh bangsa-bangsa lain di dunia sebagai contoh terwujudnya kedaulatan rakyat dalam pemilihan umum.

Karena itu, baik pemerintah yang sedang berkuasa, para calon yang sedang berjuang, dan rakyat yang sedang mempertimbangkan pilihannya, sudah dapat menentukan sikapnya dalam menjamin terwujudnya kedaulatan rakyat dan menghormati hak-hak rakyat dalam memberikan suaranya, yang menjadi dasar terakhir bahwa pemerintahan baru di bawah pimpinan presiden yang baru adalah pemerintahan yang sah dan patut dihormati.


Seruan Etis KID disampaikan dalam Konferensi pers yang telah dilaksanakan pada hari Sabtu, 5 Juli 2014, Ruang Media Center BAWASLU Jl. M.H Thamrin No.14, Jakarta Pusat
Seruan Etis KID bisa diunduh disini

 

Related Links

Contact us

Komunitas Indonesia untuk Demokrasi
Jl. Tebet Barat Dalam X No. 23
Tebet, Jakarta Selatan
Tlp. 021 8314468 / 021 837 89 381

Email info@komunitasdemokrasi.or.id